KISAH KEAJAIBAN SHOLAWAT NABI



Assalamualaikum wr.wb 
bismillahirahmanirrahim

"Sesungguhnya Allah dan malaikat malaikatNya bersholawat untuk nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawat lah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya" (Al-Ahzab; 56)

Barang siapa yang bersholawat kepadaku, maka aku akan memberinya syafaat pada hari kiamat. (HR Ibu Syafiin dalam at-Targhib dan Ibnu Basykawal). 

Barangsiapa bersholawat kepadaku satu kali sholawat, maka Allah akan membalas sepuluh kali sholawat dan mengangkatnya sepuluh derajat (HR. Imam Bukhari). 

Diriwayatkan, pada suatu hari. Malaikat Jibril a.s mendatangi Rasulullah saw. dan berkata "Ya Rasulullah, aku telah melihat seorang malaikat di langit sedang berada di atas singgasana nya. Disekitarnya terdapat 70 malaikat berbaris melayani nya. Pada setiap hembusan nafasnya, Allah swt menciptakan darinya seorang malaikat. Dan sekarang ini, aku melihat malaikat itu berada di Gunung Qaaf dengan sayapnya yang patah sedang menangis tersedu-sedu"

Lanjut malaikat Jibril, ketika dia melihatku dia berkata "Apakah engkau mau menolongku?" kemudian aku bertanya "Apa salahmu?" 
Kemudian dia berkata "Ketika aku sedang berada diatas singgasana pada malam Mi'raj, lewatlah padaku Muhammad saw, kekasih Allah swt. Lalu aku tidak berdiri untuk menyambut nya sehingga Allah swt menghukum ku dengan ini (sayapnya yang patah)  serta menempatkanku disini seperti yang kau lihat. 
Lalu malaikat Jibril a.s berkata "seraya aku merendah diri di hadapan Allah swt memohon izin untuk memberinya pertolongan kepada malaikat tersebut"  Maka Allah swt berfirman, "Wahai Jibril, katakanlah agar dia membaca sholawat atas Kekasihku, Muhammad saw". 
Malaikat Jibril a.s berkata lagi "Kemudian malaikat itu membaca sholawat kepadamu, dan Allah swt mengampuni nya serta menumbuhkan kembali dua sayapnya, lalu menempatkan nya lagi diatas singgasana seperti semula" 
Sungguh...  betapa mulia nya Nabi Muhammad saw, hingga Malaikat saja yang tidak menghormatinya, sayapnya dipatahkan oleh Allah swt. Kisah ini di nukil dari kotab Mukasyafatul Qulub Imam Ghozali RA

WALLAHU'ALAM

WASSALAMU’ALAIKUM 

Komentar

Posting Komentar